di dekat rumah saya ada tempat makan sederhana, orang sekitar biasa menyebutnya dengan ayam celup, ini adalah ayam bakar bakar yang sebelum dibakar ia di bumbui dahulu dengan cara di celumkan kedalam bubunya, tempat makan ini sangat ramai setiap malamnya, semakin kesini tempat makan tersebut semakin maju, yang tadinya hanya tenda kecil sekarang sudah menjadi rumah makan, masakannya yang enak, harganya yang terjangkau dan tempatnya juga yang memang enak untuk dijadikan tempat untuk bersantai menjadikan tempat makan ini menjadi tempat makan ayang bakar terfavorin yang ada di sekitar rumah saya, namun dulu saya pernah mengalami kejadian yang cukup membuat saya kesal saat saya membeli ayam bakar disana, dahulu tempatnya masih di tenda kecil, dan pelayannya yang sedikit dan tidak sebanding dengan pembelinya membuat peyanyanan disana kurang memuaskan, jadi saya yang mengantri sekitar sejam lebih belum juga dilayani dan iya lebih dulu melayani orang yang baru datang, dan hasihnya ayah saya yang saat itu pergi dengan saya menjadi emosi dan marah kepada pelayan tersebut, pelayannya pun minta maaf dan segera melayani kami, tetapi dengan tempatnya yang sudah jauh lebih baik pelayanannya pun juga saat ini jauh lebih baik :)
Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidang ekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas. Pada tahun 1998 nilai ekspor non migas telah mencapai 83,88% dari total nilai ekspor Indonesia, sementara pada tahun 1999 peran nilai ekspor non migas tersebut sedikit menurun, menjadi 79,88% atau nilainya 38.873,2 juta US$ (turun 5,13%). Hal ini berkaitan erat dengan krisis moneter yang melanda indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Tahun 2000 terjadi peningkatan ekspor yang pesat, baik untuk total maupun tanpa migas, yaitu menjadi 62.124,0 juta US$ (27,66) untuk total ekspor dan 47.757,4 juta US$ (22,85%) untuk non migas. Namun peningkatan tersebut tidak berlanjut ditahun berikutnya. Pada tahun 2001 total ekspor hanya sebesar 56.320,9 juta US$ (menurun 9,34%), ...
Komentar
Posting Komentar