Langsung ke konten utama

Cerita 1

Mau cerita dikit nih, di deket rumah ku ada tempat makan nasi goreng dan japanes food gitu, awalnya tempat itu cuma tukang nasi goreng pinggir jalan biasa aja tapi karna emang makanannya enak dan harganya juga murah murah dan setiap hari itu rame banget, akhirnya sekarang tempat makan itu jadi lebih maju, areanya juga semakin di perluas. Dan tau gak, yang punya tempat makan itu dulunya Cuma pegawai tukang nasi goreng itu doang, dulunya dia itu dia korban PHK sebuar perusahaan gitu, karna kegigihannya dia kerja jadi tukang nasi goreng tersebut akhirnya dia bisa beli itu tempat makan, dan di tangan dia itu lah tempat makan itu jadi semakin maju, ya kebetulan yang punya tempat makan ini itu adiknya temen mamahku jadi aku tau sedikit cerita itu.Tempat itu tadinya buka mulai jam 7 laman tapi karna pengunjungnya yang selalu ramai akhirnya tempat itu buka dari jam 4 sore            Aku sama temen temenku dulu lumayan sering sih ke situ, tapi berhubung sekarang kita udah pada punya kesibukan masing masing kita jadi jarang ke situ lagi, aku klo lagi makan di situ aku paling suka makan nasi goreng seafoodnya, top deh pokoknya hehe.            Oh ya denger denger sih katanya tempat itu udah buka cabang di tempat lain, aku belum pernah kesana sih, selain tempat makannya yang maju sekarang yang punya tempat makan itu buka usaha lain yaitu buka toko plastik dan bahan bahan untuk buat kue, ya lumayan lah toko plastiknya juga mulai maju, salut sama ke gigihannya ya yang tadinya korbah PHK gitu sekarang bisa bangkit lagi buka usaha  yang akhirnya maju dan sukses dalam bisnisnya, Semoga usahanya lancar terus ya pak, tingkatin terus kualitas masakannya J            

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NILAI OUTPUT DAN NILAI TAMBAH

Peran UKM di Indonesia dalam bentuk kontribusi output pertumbuhan PDB cukup besar.Kontribusi UK terhadap pembentukan PDB lebih kecil dibandingkan kontribusinya terhadap kesempatan kerja/rasio NOL menunjukkan bahwa tingkat produktivitas di UK lebih rendah dibandingkan di UM dan di UB .Tingkat produktivitas diukur berdasarkan L dan K (PP/ dari TFP : produktivitas dari factor-faktor produksi secara total.Pasar yang dilayani UM berbeda dengan pasar UK.Pasar UM banyak melayani masyarakat berpenghasilan menengah ke atas dengan elastisitas pendapatan positif.Pasa yangdilayani UK lebih banyak kelompok pembeli berpenghasilan rendah dengan elastisit as pendapatan negative.  Dari data BPS (statistik Indonesia 2001) mengenai NO dan NT dari UK di sektor industri manufaktur menurut kelompok industri (kode 31 s/d 39), ada beberapa hal yang menarik. pertama, NO atau NT bervariasi menurut subsektor, dan yang paling banyak (seperti juga ditunjukan oleh data dari sumber lain) yakni makanan, dan min...

Someone like you

Someone Like You" I heard that you're settled down That you found a girl and you're married now. I heard that your dreams came true. Guess she gave you things I didn't give to you. Old friend, why are you so shy? Ain't like you to hold back or hide from the light. I hate to turn up out of the blue uninvited But I couldn't stay away, I couldn't fight it. I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded That for me it isn't over. Never mind, I'll find someone like you I wish nothing but the best for you too Don't forget me, I beg I'll remember you said, "Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead, Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead" You know how the time flies Only yesterday was the time of our lives We were born and raised In a summer haze Bound by the surprise of our glory days I hate to turn up out of the blue uninvited But I couldn't stay away, I couldn't fight it. I...

Perkembangan Ekspor Indonesia

Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidang ekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas. Pada tahun 1998 nilai ekspor non migas telah mencapai 83,88% dari total nilai ekspor Indonesia, sementara pada tahun 1999 peran nilai ekspor non migas tersebut sedikit menurun, menjadi 79,88% atau nilainya 38.873,2 juta US$ (turun 5,13%). Hal ini berkaitan erat dengan krisis moneter yang melanda indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Tahun 2000 terjadi peningkatan ekspor yang pesat, baik untuk total maupun tanpa migas, yaitu menjadi 62.124,0 juta US$ (27,66) untuk total ekspor dan 47.757,4 juta US$ (22,85%) untuk non migas. Namun peningkatan tersebut tidak berlanjut ditahun berikutnya. Pada tahun 2001 total ekspor hanya sebesar 56.320,9 juta US$ (menurun 9,34%), ...