Langsung ke konten utama

Pelantikan Presiden Jokowi

Akhirnya setelah mengalami perdebatan Bapak Joko Widodo atau yang biasa di sebut bapak Jokowi dan Bapak Jusuf Kala atau JK kini telah resmi menjadi presiden dan wakil presiden republik Indonesia untuk 5 tahun kedepan , acara pelantikan ini pasti telah di tunggu tunggu oleh masyarakat indonesia.

Pasangan tersebut meraih 53,15% suara pemilihan presiden pada 9 juli lalu, Sehari sebelum pelaksanaan pelantikan di laksanakan, jokowo berkunjung ke istana merdeka di dampingi oleh Bapak SBY.

Acara pelantikan presiden Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla dilaksanakan pada 20 oktober 2014 pukul 10.00 WIB yang di selenggarakan di MPR/DPR RI.

Setelah membacakan pidato dan janji dan sumpahnya untuk indonesia, jokowi pun disambut oleh mantan presiden kita yaitu Bapak SBY yang saat itu berpelukan dengan bapak jokowi. Setelah itu Jokowi pun di persilahkan duduk di kursi kepresidenan.

Presiden dan wakil Presiden Joko Widodo Dan Jusuf Kalla di arak dari bunderan HI menuju Istana kepresidenan menggunakan kereta kuda, kereta ini di arak beberapa mobil dan puluhan relawan, warga berdiri di sisi kanan dan kiri jalan untuk menyaksikannya.

Pada sore harinya dilaksanakan pesta rakyat yang di selenggarakan di monas, pesta rakyak ini sangan meriah, kawasan monaspun sangat padati oleh rakyak Indonesia yang ini menikmati pesta rakyat tersebut, dan di perkirakan ada 150.000 orang yang memadati kawasan monas tersebut, acara pesta rakyat ini pun di meriah kan oleh 120 artis dan ada juga bintang tamu dari luar negri.

Di pesta rakyat ini juga presiden terpilih kita jokowi akan melaksanakan pidato, kehadiran jokowi pun telah di tunggu tunggu oleh masyarakat indonesia. Nanti juga ada dilakukan pelepasan lampion  yang berjumlah 17400 lampion. Dan juga akan di lakukan pemotongan tumpeng dan petongan tumpeng partama itu akan diberikan oleh jokowi kepada perwakilan dari rakyan Indonesia.

Sangat meriah sekali acara pelantikan presiden dan wakil presiden kita ini, semoga Bapak Joko Widodo dan Bapak Jusuf Kalla dapat bekerjasama dengan baik untuk memajukan Negara Indonesia kita tercinta ini, semoga mereka bisa mengatasi masalah masalah yang ada di negara ini terutamanya adalah masalah korupsi dan keadilan yang ada di negri ini, itu saja harapan saya selaku rakyat Indonesia, Selamat bertugas bapak Jokowi dan JK J


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lirik Demi Cinta

Maaf.. ku telah menyakitimu Ku telah kecewakanmu Bahkan ku sia-siakan hidupku, dan kubawa kau s'perti diriku Walau hati ini t'rus menangis Menahan kesakitan ini Tapi ku lakukan semua demi cinta Akhirnya juga harus ku relakan kehilangan cinta sejatiku Segalanya t'lah ku berikan Juga semua kekuranganku Jika memang ini yang terbaik Untuk diriku dan dirinya Kan ku t'rima semua demi cinta Reff : Jujur, aku tak kuasa, saat terakhir ku genggam tanganmu Namun yang pasti terjadi, kita mungkin tak bersama lagi Bila nanti esok hari Ku temukan dirimu bahagia Ijinkan aku titipkan kisah cinta kita selamanya

neraca pembayaran

Neraca pembayaran  merupakan suatu ikhtisar yang meringkas transaksi-transaksi antara penduduk suatu  negara  dengan penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Neraca pembayaran mencakup pembelian dan penjualan barang dan jasa, hibah dari individu dan  pemerintah asing, dan transaksi finansial. Umumnya neraca pembayaran terbagi atas neraca transaksi berjalan (yang terdiri dari neraca perdagangan, neraca jasa dan transfer payment) dan neraca lalu lintas modal dan finansial, dan item-item finansial. Transaksi dalam neraca pembayaran dapat dibedakan dalam dua macam transaksi. Transaksi debit, yaitu transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang ( devisa ) dari dalam negeri ke luar negeri. Transaksi ini disebut transaksi negatif (-), yaitu transaksi yang menyebabkan berkurangnya posisi cadangan devisa. Transaksi kredit adalah transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari luar negeri ke dalam neger...

Perkembangan Ekspor Indonesia

Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidang ekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas. Pada tahun 1998 nilai ekspor non migas telah mencapai 83,88% dari total nilai ekspor Indonesia, sementara pada tahun 1999 peran nilai ekspor non migas tersebut sedikit menurun, menjadi 79,88% atau nilainya 38.873,2 juta US$ (turun 5,13%). Hal ini berkaitan erat dengan krisis moneter yang melanda indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Tahun 2000 terjadi peningkatan ekspor yang pesat, baik untuk total maupun tanpa migas, yaitu menjadi 62.124,0 juta US$ (27,66) untuk total ekspor dan 47.757,4 juta US$ (22,85%) untuk non migas. Namun peningkatan tersebut tidak berlanjut ditahun berikutnya. Pada tahun 2001 total ekspor hanya sebesar 56.320,9 juta US$ (menurun 9,34%), ...