Langsung ke konten utama

Foto panning

Apa itu Panning??
Panning merupakan teknik pada fotografi yang digunakan untuk membekukan gerakan benda yang sedang bergerak. Ciri pada foto panning yaitu fokus yang tajam pada objek dimana background dari onjek yang kamu potret menjadi blur.

Hal -hal yang perlu di perhatikan dalam teknik panning :

1.      Gunakan Mode Shutter Priority
Biasanya, foto dengan teknik ini dibuat dengan shutter atau keceparan rana yang relatif lambat. Mungkin sekitar 1/8 hingga 1/60. Gunakan mode shutter priority (mode Tv atau S) untuk memudahkan pengambilan objek. Jadi, kamu hanya perlu mengatur speed yang kamu inginkan dengan aperture yang tersetting secara otomatis.
2.      Gunakan Mode Auto Focus
Memotret objek yang bergerak menandakan fokus juga selalu berubah-ubah. Untuk kamu yang baru belajar teknik ini, auto focus menjadi pilihan yang tepat. Apalagi di beberapa kamera, terdapat fitur yang dapat membuat kamera terus mengejar fokus objek yang akan kamu ambil. Hem, sangat membantu, nih!
3.      Gunakan Monopod
Mencoba teknik panning, berarti kamu harus menggerakkan kamera dan lensa ke kiri dan kanan. Untuk menjaga posisi kamera, kamu bisa menggunakan monopod. Namun, kamu masih bisa gunakan tripod dengan ballhead yang dapat berputar, jika kamu tidak mempunyai monopod.
4.      Buat Objek dalam Frame yang Luas
Buat kamu yang baru belajar, kamu pasti akan mengalami memotret objek yang tepotong atau sebagian dan itu hal yang wajar. Untuk itu, sebagai permulaan, buatlah foto dengan menempatkan objek pada frame yang cukup luas. Jangan terlalu zooming ke objek, ya. Tujuannya supaya kamu bisa mendapat objek secara utuh. Untuk pengaturan komposisi, kamu bisa melakukan cropping untuk proses akhir.

Berikut ini adalah contoh hasil gambar foto panning

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NILAI OUTPUT DAN NILAI TAMBAH

Peran UKM di Indonesia dalam bentuk kontribusi output pertumbuhan PDB cukup besar.Kontribusi UK terhadap pembentukan PDB lebih kecil dibandingkan kontribusinya terhadap kesempatan kerja/rasio NOL menunjukkan bahwa tingkat produktivitas di UK lebih rendah dibandingkan di UM dan di UB .Tingkat produktivitas diukur berdasarkan L dan K (PP/ dari TFP : produktivitas dari factor-faktor produksi secara total.Pasar yang dilayani UM berbeda dengan pasar UK.Pasar UM banyak melayani masyarakat berpenghasilan menengah ke atas dengan elastisitas pendapatan positif.Pasa yangdilayani UK lebih banyak kelompok pembeli berpenghasilan rendah dengan elastisit as pendapatan negative.  Dari data BPS (statistik Indonesia 2001) mengenai NO dan NT dari UK di sektor industri manufaktur menurut kelompok industri (kode 31 s/d 39), ada beberapa hal yang menarik. pertama, NO atau NT bervariasi menurut subsektor, dan yang paling banyak (seperti juga ditunjukan oleh data dari sumber lain) yakni makanan, dan min...

Someone like you

Someone Like You" I heard that you're settled down That you found a girl and you're married now. I heard that your dreams came true. Guess she gave you things I didn't give to you. Old friend, why are you so shy? Ain't like you to hold back or hide from the light. I hate to turn up out of the blue uninvited But I couldn't stay away, I couldn't fight it. I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded That for me it isn't over. Never mind, I'll find someone like you I wish nothing but the best for you too Don't forget me, I beg I'll remember you said, "Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead, Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead" You know how the time flies Only yesterday was the time of our lives We were born and raised In a summer haze Bound by the surprise of our glory days I hate to turn up out of the blue uninvited But I couldn't stay away, I couldn't fight it. I...

Perkembangan Ekspor Indonesia

Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidang ekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas. Pada tahun 1998 nilai ekspor non migas telah mencapai 83,88% dari total nilai ekspor Indonesia, sementara pada tahun 1999 peran nilai ekspor non migas tersebut sedikit menurun, menjadi 79,88% atau nilainya 38.873,2 juta US$ (turun 5,13%). Hal ini berkaitan erat dengan krisis moneter yang melanda indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Tahun 2000 terjadi peningkatan ekspor yang pesat, baik untuk total maupun tanpa migas, yaitu menjadi 62.124,0 juta US$ (27,66) untuk total ekspor dan 47.757,4 juta US$ (22,85%) untuk non migas. Namun peningkatan tersebut tidak berlanjut ditahun berikutnya. Pada tahun 2001 total ekspor hanya sebesar 56.320,9 juta US$ (menurun 9,34%), ...