Langsung ke konten utama

Rapat Awal Karya


Hari ke 3 rapat pameran awal karya snap 24, tapi ini hari pertama aku hadir dalam rapat, soalnya kemaren kemaren ini aku berhalangan untuk hadir, rapat hari ini kita rapat di kampus j di kali malang, butuh perjuangan banget nih bauat nyampe ke kampus j ini, mulai dari nunggu angkotnya lama, kehujanan, lama nunggu kereta, dan lain lain, tapi akhirnya kita nyampe juga di planet bekasi ini. Sesampainya kita di kampus, rapat ga langsung mulai rapat karena masih ada beberapa dari kita yang masih kejebak hujan dijalan, karena ada beberapa dari kita juga yang dateng le planet bekasi ini naik motor.
Hujan makin deres aja, beberapa rekan kami pun belum datang juga, dan cacing cacing di perut pun sudah mulai demo minta makan, akhira ka indra dan jenifer pergi untuk nyari gorengan untuk ganjel perut dulu biar ga terlalu laper, setelah beberapa saat kemudian, rekan rekan kita akhirnya datang juga. Rapat pun kita mulai jam setengah 1 siang, ini sangat diluar rencana karena awalnya kita akan mulai rapat jam 11 dan karena kendala hujan tadi itu membuat rapat kita menjadi tertunda.
Hari ini banyak yang kita bahas, salah satunya adalah pembagian defisi bagi yang belum pernah datang pada rapat rapat sebelumnya ya itu termasuk aku. Aku dapat kebagian tugas sebagai defisi humas, tugasku adalah yang mempromosikan pameran awal karya snap 24 ini. Selain pembagian defini tersebut masih banyak lagi yang kita bahas, ya mulai dari acara acara yang akan ada pada awal karya tersebut, penentuan materi dan judul seminar dan masih banyak lainnya.
Disini kita juga membuat kebijakan untuk para panitia pameran awal karya ini siapa yang 3 kali berturut turut tidak hadir rapat maka akan di cut dari pameran.
Rapat pun berjalan dengan lancar dan aman walaupun rapat ini kita laksanakan hanya di halaman kampus saja, karena sekarang ini hari minggu jadi gedung kampus pun di kunci dan kita tidak dapat masuk kedalamnya.
Rapat pun berlangsung cukup lana, rapat berakhir pukul 5 sore, masih banyak lagi yang harus kita siapkan untuk acara pameran awal karya snap 24 ini, kita semua sangat berharap acara ini akan berjalan dengan lancar dan aman tanpa kendali apapun. Sudah cukup banyak yang dibahas hari ini, rapat pun di hentikan sebentar untuk istirahat dan makan
Akhirnyaaaa bisa makan juga, perutku udah keroncongan banget nih soalnya, udah minta di kasih makan hehe.
Setelah makan dan istirahat, rapat pun kembali dilanjutkan untuk membahas beberapa hal lagi yang ingin di bicarakan, dan juga memberikan kesimpulan apa yang telah di bicarakan pada rapat hari ini.
Sekian pengalamanku hari ini mengenai rapat untuk acara awal karya snap 24, doakan agar acaranya dapat berjalan dengan lancar :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan Ekspor Indonesia

Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidang ekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas. Pada tahun 1998 nilai ekspor non migas telah mencapai 83,88% dari total nilai ekspor Indonesia, sementara pada tahun 1999 peran nilai ekspor non migas tersebut sedikit menurun, menjadi 79,88% atau nilainya 38.873,2 juta US$ (turun 5,13%). Hal ini berkaitan erat dengan krisis moneter yang melanda indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Tahun 2000 terjadi peningkatan ekspor yang pesat, baik untuk total maupun tanpa migas, yaitu menjadi 62.124,0 juta US$ (27,66) untuk total ekspor dan 47.757,4 juta US$ (22,85%) untuk non migas. Namun peningkatan tersebut tidak berlanjut ditahun berikutnya. Pada tahun 2001 total ekspor hanya sebesar 56.320,9 juta US$ (menurun 9,34%), ...

Utang Luar negri

Utang luar negeri  atau pinjaman luar negeri, adalah sebagian dari total  utang  suatu negara yang diperoleh dari para kreditor  di luar negara tersebut. Penerima utang luar negeri dapat berupa pemerintah, perusahaan, atau perorangan. Bentuk utang dapat berupa uang yang diperoleh dari  bank  swasta,  pemerintah  negara lain, atau lembaga keuangan internasional seperti  IMF  dan  Bank Dunia . Utang luar negeri Indonesia lebih didominasi oleh utang swasta. Berdasarkan data di Bank Indonesia, posisi utang luar negeri pada  Maret   2006  tercatat US$ 134 miliar, pada  Juni  2006 tercatat US$ 129 miliar dan  Desember  2006 tercatat US$ 125,25 miliar. Sedangkan untuk utang swasta tercatat meningkat dari US$ 50,05 miliar pada  September  2006 menjadi US$ 51,13 miliar pada Desember 2006. [1] Negara-negara donor bagi Indonesia adalah: 1.      Jepang  merupakan ...

Arus Modal Masuk

Besarnya arus modal masuk ke Indonesia, sebagai akibat pertumbuhan perekonomian yang tetap terjaga dalam beberapa tahun terakhir, harus dapat dimanfaatkan untuk mendanai proyek-proyek jangka panjang. Mengelola arus modal masuk (capital inflow) ke dalam kawasan merupakan sebuah tantangan yang sulit, yang dihadapi negara-negara emerging market seperti Indonesia karena dapat membawa berbagai risiko potensial terhadap stabilitas keuangan. Seperti yang telah diketahui, untuk menjaga stabilitas moneter akibat derasnya arus modal masuk ke Indonesia dan besarnya likuiditas saat ini, BI menerapkan beberapa kebijakan yang diapresiasi Bank Dunia dan IMF sebagai langkah yang tepat. Sekilas Berita tentang Arus Modal Masuk  Bank Indonesia mencatat arus modal masuk (capital inflow) sejak awal tahun hingga pertengahan November 2014 mencapai Rp177,75 triliun, jauh lebih besar dibandingkan keseluruhan 2013 sebesar Rp35,9 triliun. "Capital inflow kali ini adalah yang terbesar dalam sejarah ma...