Langsung ke konten utama

What it's Bires?

Semua berawal sejak aku pindah ke rumah baru di sebuah perumahan di dareah Teluk Jambe Karawang, saat itu aku duduk di kelas satu SMP. Teman sekelasku yang dia juga saat itu menjadi tetanggaku, dia lah yang membuat aku kenal dengan mereka, mereka adalah orang orang yang luar bisa, bersama mereka aku pertama kali melakukan hal hal baru, mereka itu adalah Bires.
Entah apa artinya nama itu yang pasti mereka adalah sekelompok orang yang terdiri dari 6 orang ya klo sama aku jadi 7 orang yaitu Mutiara yang saat itu dia yang menjadi teman sekelasku, rumahnya hanya berbeda beberapa rumah dari rumahku, dia cewe yang rada tomboy dia juga anak taekwondo, tapi sejak dia masuk SMA dia jadi berubah banget, jadi feminim gitu ya mungkin karna udah kenal cowo kali ya hehe, muti itu anak ke 5 dari 6 bersaudara, kakanya semuanya cowo nah adenya baru deh cewe, sekarang ini muti kuliah di salah satu universitas di karawang yaitu Universitas Singaperbangsa karawang, univ itu sekarang udah jadi universitas negri loh, keren kan hehe.
Yang ke dua itu namanya Siti rahmawati atau biasa juga di panggil ama, dia itu anaknya gila abis lah, dia itu yang paling sering dengerin curhat aku, dia juga yang paling sering bareng sama aku, ya karna rumah aku sama rumahnya deket banget, ya bisa dibilang sahabat 5 langkah lah, kalo kangen tinggal ketemu hehe. Setiap kali aku punya orang spesial dia juga yang bisa paling akrab sama orang orang itu, yang sering banget bantu aku dalam hal apapun, dia rela pagi nagnter aku kerumah doiku yang rumahnya lumayan jauh Cuma biar aku bisa ketemu sama dia. Dia juga yang suka nemenin aku dirumah klo aku lagi sendirian dirumah, dia yang pertama kali ngajarin aku nyetir motor loh, dia juga yang pertama ngajarin aku main gitar. Tapi aku sama ama sekarang udah ga 5 langkah lagi soalnya jarak tempat kita kuliah sekarang rada jauh, sekarang ini dia kuliah di UHAMKA di pasar rebo, ya walaupun aku suka main ketempatnya dan dia juga suka main ketempatku tadi kita ketemunya ga se sering dulu huhu sedih deh jadi kangen anak ini
Yang ke 3 itu Namanya Annisa Eka Ramadhani yang biasa juga di panggil eka, eka ini anaknya kebo banget dan paling susah yang namanya bangun pagi, dia itu pecintanya k-pop apa apa yang di omongin sama diapasti ga jauh jauh dari korea, sampe sampe lupa cari pacar gara gara keseringan liat korea hehe, terakhir dia pacaran itu sama adik kelasku dilu di SMA yang dia juga kebetulan sahabatnya mantanku, jadi dulu itu aku suka double date gitu hehe aduh jadi flashback kan. Rumahku sama eka lumayan rada jauh tapi masih satu komplek Cuma beda blok aja, sekarang uni dia kuliah satu kampus sama muti tapi beda fakultas aja.
Yang selanjutnya namanya Fajria Izzati amani yang biasa di pabggil riri, dia itu yang paling getol banget sama  yang namanya dagang, apa aja bisa di bisnisin sama si riri mah haha salut sih buat semangatnya riri, riri itu sekarang kuliah di IPB jurusan komunikasi duh keren ya, aku tuh pengen bgt loh kuliah disana dan jurusan itu juga tapi da aku mah apa atuh ga lolos aku mah huhu, riri itu se nasib sama aku sekarang, dia LDRan sama pacarnya tapi pacarnya riri mah kayanya lebih jarang pulang deh hehe.
Yang selanjutnya lagi Namanya Kiki Zakya ulfa nah dia biasa di panggil kiki, di itu waktu SMPnya dia sekolah di bandung jadi aku rada telas sih kenal sama kikinya di banding kenal sama yang lain tapi tiap kali kiki libur pasti kiki pulang trus sering main sama kita ya jadinya lama lama jadi deket juga sama kiki, SMA si Kiki sekolah di pesantren makanya dia yang paling alim di anatara kita kita kayanya sih hehe tapi sekarang ini kiki kuliahnya di karawang yaitu di universitas singaperbangsa juga sama kaya eka sama muti tapi mereka semua beda beda fakultas dan jarang ketemu juga.
Nah yang terakhir itu namanya Urfa Nabila, dia itu dari dulu ngafans banget sama d’massiv yang terutama dia ngefans banget sama yang namanya ray kalo gak salah, sampe sampe beberapa akun sosial medianya dia kasih sama raifa dinata yaitu ray dan urfa klo dinatanya itu klo gasalah nama panjangnya si ray itu, dari SMA kayanya urfa sibuk bgt deh sampe jarang ngumpul sama kita ya maklum sih dia sekolah di SMK farmasi yang katanya sih tugasnya ga kira kira, sekarang ini urfa kuliahnya juga paling jauh dari kita kita, sekarang dia kuliah di salah satu unniv di Sumedang, duhh udah lama ga ketemu urfa, kangennn.
Ya itu dia anak anak bires, mereka sahabat terbaikku yang selalu ada kapanpun aku butuh, sekarang ini buat ngumpulin anak bires susah banget, karna jarak dan waktu free yang beda beda bikin kita jadi susah banget buat ketemu, miss you so much bires :’(


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan Ekspor Indonesia

Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidang ekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas. Pada tahun 1998 nilai ekspor non migas telah mencapai 83,88% dari total nilai ekspor Indonesia, sementara pada tahun 1999 peran nilai ekspor non migas tersebut sedikit menurun, menjadi 79,88% atau nilainya 38.873,2 juta US$ (turun 5,13%). Hal ini berkaitan erat dengan krisis moneter yang melanda indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Tahun 2000 terjadi peningkatan ekspor yang pesat, baik untuk total maupun tanpa migas, yaitu menjadi 62.124,0 juta US$ (27,66) untuk total ekspor dan 47.757,4 juta US$ (22,85%) untuk non migas. Namun peningkatan tersebut tidak berlanjut ditahun berikutnya. Pada tahun 2001 total ekspor hanya sebesar 56.320,9 juta US$ (menurun 9,34%), ...

Utang Luar negri

Utang luar negeri  atau pinjaman luar negeri, adalah sebagian dari total  utang  suatu negara yang diperoleh dari para kreditor  di luar negara tersebut. Penerima utang luar negeri dapat berupa pemerintah, perusahaan, atau perorangan. Bentuk utang dapat berupa uang yang diperoleh dari  bank  swasta,  pemerintah  negara lain, atau lembaga keuangan internasional seperti  IMF  dan  Bank Dunia . Utang luar negeri Indonesia lebih didominasi oleh utang swasta. Berdasarkan data di Bank Indonesia, posisi utang luar negeri pada  Maret   2006  tercatat US$ 134 miliar, pada  Juni  2006 tercatat US$ 129 miliar dan  Desember  2006 tercatat US$ 125,25 miliar. Sedangkan untuk utang swasta tercatat meningkat dari US$ 50,05 miliar pada  September  2006 menjadi US$ 51,13 miliar pada Desember 2006. [1] Negara-negara donor bagi Indonesia adalah: 1.      Jepang  merupakan ...

Arus Modal Masuk

Besarnya arus modal masuk ke Indonesia, sebagai akibat pertumbuhan perekonomian yang tetap terjaga dalam beberapa tahun terakhir, harus dapat dimanfaatkan untuk mendanai proyek-proyek jangka panjang. Mengelola arus modal masuk (capital inflow) ke dalam kawasan merupakan sebuah tantangan yang sulit, yang dihadapi negara-negara emerging market seperti Indonesia karena dapat membawa berbagai risiko potensial terhadap stabilitas keuangan. Seperti yang telah diketahui, untuk menjaga stabilitas moneter akibat derasnya arus modal masuk ke Indonesia dan besarnya likuiditas saat ini, BI menerapkan beberapa kebijakan yang diapresiasi Bank Dunia dan IMF sebagai langkah yang tepat. Sekilas Berita tentang Arus Modal Masuk  Bank Indonesia mencatat arus modal masuk (capital inflow) sejak awal tahun hingga pertengahan November 2014 mencapai Rp177,75 triliun, jauh lebih besar dibandingkan keseluruhan 2013 sebesar Rp35,9 triliun. "Capital inflow kali ini adalah yang terbesar dalam sejarah ma...