Langsung ke konten utama

Bikin Cupcake Bareng eda eda

Setelah puas jalan jalan keliling karawang, aku, adel dan mami bugis pun sampai dirumah ku, kita semua istirahat sebentar karena elah seharian telah berergian, dan setelah istirahat ini kita berencana untuk membuat kue cupcake, karena udah lama banget mereka itu ingin mencoba membuat kue cupcake apabila kita sedang di karawang.

setelah kita istirahat beberapa jam, mandi dan sebagainya akhirnya kita pu memulai membuat kue tersebut, berawal dari menyiapkan alat alat dan bahan yang di perlukan untuk membuat cupcake tersebut. dengan agak rusuh kita membuat cupcake tersebut tapi seru, tidak lama membuat adonannya namun pas proses penuangan adonan ke dalam cupnya kita rusuh bgt, ada yang belepotan lah tumpah lah, sambil ketawa ketawa kita bikin dan itu berisik bgt padahal kita bikinnya itu malam hari.

setelah semua adonan telah dituangkan kedalam cup, adonan pun siap untuk di masukan kedalam oven, dan adonan yang kita buat itu ternyata cukup untuk membuat 16 cup, 17 sih sebenernya tapi yang satu itu tidak penuh jadi nanti kue itu akan kita jadikan tester saja.

Setelah itu kita semua menunggu kuenya matang sambil ber istirahat, setelah hampir 1 jam kita menunggu kuenya matang dan kita berfikir kuenya pasti sudah matang ternyata kuenya blum matang, aku kaget kenapa ovennya tidak terlalu panas dan ternyata saat aku mengecek kompor dan ternyata apinya mati dan itu menandakan berarti gasnya habis dan kemungkinan sudah dari dati itu gas habisnya. dan yang aku takutin kuenya tidak bisa mengembang dan akan bantet :(

aku dan adel pun segera kewarung untuk membeli gas, ternyata warung yang ada di dekat rumah ku kehabisan gas juga dan aku terpaksa pergi ke warung yang agak jauh untuk mencari gas, akhirnya dapan juga, namun setelah gasnya dipasang kompornya pun tidaj mau nyala juga dan kemungkinan ada kesalahan pada tabung gasnya, akhirnya kita memutuskan untuk menukar tabung gas tersebut ke tempat aku membeli tadi. Namun saat aku ingin menukar tabunggasnya ternyata hujan turun deras sekali, dan terpaksa aku harus menunda kepergianku, hhufttttt ada ada aja nih halangannya.

Setehal hujan reda akupun langsung bergegas ke warung untuk menukas gas tersebut, karena waktu itu sudah mulai larut malam dan akupun takun kalau warungnya sudah tutup. setelah gasnya sudah sip dan kompornya kembali menyala maka aku lanjutkan memasak kuenya, namun bener apa yang aku takutkan kalau kuenya tiidak bisa mengembang lagi dan jadinya rada bantet deh :( tapi gapapa lah yang penting kuenya tetep enak kok hehe.

Kita pun menunggu kuenya dingin dan mulai menghias kuenya dengan wippy cream. kehebohan kembali terjadi, tawa canda kita pun kembali terdengar apalagi saat melihat kue hasil hiasannya adel yang cukup jelek ya bisa dibilang ancur sih hehe, akhirnya kue bagiannya adel pun mami bugis yang hias dan adel pun hanya menaburkan permen permen di atas kuenya dan itu pun masih berantakan hehe dasar adel. 

setelah kuenya jadi kita semua langsung tepar deh karna hari ini banyak banget kegiatan yang kita lakukan, tapi fix deh liburan di karawangnya seru, semoga mereka juga merasakan hal yang sama liburan di kotaku hehe, kita pun langsung tidur dan paginya bersiap untuk pergi ke depok lagi.

ini foto hasil kue kita hehe

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan Ekspor Indonesia

Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidang ekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas. Pada tahun 1998 nilai ekspor non migas telah mencapai 83,88% dari total nilai ekspor Indonesia, sementara pada tahun 1999 peran nilai ekspor non migas tersebut sedikit menurun, menjadi 79,88% atau nilainya 38.873,2 juta US$ (turun 5,13%). Hal ini berkaitan erat dengan krisis moneter yang melanda indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Tahun 2000 terjadi peningkatan ekspor yang pesat, baik untuk total maupun tanpa migas, yaitu menjadi 62.124,0 juta US$ (27,66) untuk total ekspor dan 47.757,4 juta US$ (22,85%) untuk non migas. Namun peningkatan tersebut tidak berlanjut ditahun berikutnya. Pada tahun 2001 total ekspor hanya sebesar 56.320,9 juta US$ (menurun 9,34%), ...

Utang Luar negri

Utang luar negeri  atau pinjaman luar negeri, adalah sebagian dari total  utang  suatu negara yang diperoleh dari para kreditor  di luar negara tersebut. Penerima utang luar negeri dapat berupa pemerintah, perusahaan, atau perorangan. Bentuk utang dapat berupa uang yang diperoleh dari  bank  swasta,  pemerintah  negara lain, atau lembaga keuangan internasional seperti  IMF  dan  Bank Dunia . Utang luar negeri Indonesia lebih didominasi oleh utang swasta. Berdasarkan data di Bank Indonesia, posisi utang luar negeri pada  Maret   2006  tercatat US$ 134 miliar, pada  Juni  2006 tercatat US$ 129 miliar dan  Desember  2006 tercatat US$ 125,25 miliar. Sedangkan untuk utang swasta tercatat meningkat dari US$ 50,05 miliar pada  September  2006 menjadi US$ 51,13 miliar pada Desember 2006. [1] Negara-negara donor bagi Indonesia adalah: 1.      Jepang  merupakan ...

Arus Modal Masuk

Besarnya arus modal masuk ke Indonesia, sebagai akibat pertumbuhan perekonomian yang tetap terjaga dalam beberapa tahun terakhir, harus dapat dimanfaatkan untuk mendanai proyek-proyek jangka panjang. Mengelola arus modal masuk (capital inflow) ke dalam kawasan merupakan sebuah tantangan yang sulit, yang dihadapi negara-negara emerging market seperti Indonesia karena dapat membawa berbagai risiko potensial terhadap stabilitas keuangan. Seperti yang telah diketahui, untuk menjaga stabilitas moneter akibat derasnya arus modal masuk ke Indonesia dan besarnya likuiditas saat ini, BI menerapkan beberapa kebijakan yang diapresiasi Bank Dunia dan IMF sebagai langkah yang tepat. Sekilas Berita tentang Arus Modal Masuk  Bank Indonesia mencatat arus modal masuk (capital inflow) sejak awal tahun hingga pertengahan November 2014 mencapai Rp177,75 triliun, jauh lebih besar dibandingkan keseluruhan 2013 sebesar Rp35,9 triliun. "Capital inflow kali ini adalah yang terbesar dalam sejarah ma...