Langsung ke konten utama

Cara Membuat Cingcau Hijau

Cara Membuat Es Cincau Hijau Segar – Siang – siang sepertinya paling enak adalah minum yang segar – segar. Es cincau hijau adalah salah satu minuman yang tepat untuk anda nikmati disiang hari seperti ini. Tak hanya enak dan segar saat dinikmati dibawah terik matahari saja, es cincau juga enak dinikmati pada saat berbuka seperti ini. sudah segar dan enak, cincau hijau juga baik dikonsumsi untuk anda. Cincau sangat bermanfaat untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi, nyeri pada perut, dan panas dalam.
Bahan utama yang digunakan untuk membuat cincau tentunya adalah daun cincau. Perlu anda ketahui juga, bahwa membuat es cincau hijau tenyata tidaklah sesulit yang anda pikirkan. Nah, bagaimana cara membuat es cincau hijau, langsung saja simak caranya berikut ini.

Bahan – bahan untuk membuat cincau hijau :
  • 50 helai daun cincau hijau (ambil daun yang belum terlalu keras).
  • 50 ml air matang.
Bahan – bahan untuk membuat es cincau hijau :
  • Cincau hijau.
  • Setengah liter santan.
  • Garam secukupnya saja.
  • 75 gram gula merah.
  • 50 ml air matang.
  • 3 helai daun pandan.
  • Es serut.
  1. Pertama, rendam dulu daun cincau dalam baskom dan cuci sampai bersih. Angkat dan tiriskan.
  2. Sekarang tambahkan air ke daun cincau.
  3. Remas semua daun cincaunya sampai keluarnya gel hijaunya, dan tampung semua air perasan tersebut.
  4. Saring semua air perasan, dan tampung pada sebuah wadah.
  5. Diamkan air saringan tersebut ditempat yang cukup dingin sampai mengental dan terbentuk seperti agar.
Cara membuat es cincau :
  1. Pertama, rebus santan, daun pandan, dan garamnya sampai mendidih. Saat merebus, jangan lupa juga sesekali untuk mengaduk santannya agar tidak menggumpal.
  2. Untuk pemanisnya, rebus gula merah, air, dan sehelai daun pandan sampai gula merahnya larut kedalam air.
  3. Ambil cincau secukupnya dan masukkan kedalam gelas saji.
  4. Tambahkan es serutnya, dan sirma dengan santan serta air rebusan gula jawa diatanya.
  5. Sajikan es cincau anda.
resep-es-cincau-hijau-segar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lirik Demi Cinta

Maaf.. ku telah menyakitimu Ku telah kecewakanmu Bahkan ku sia-siakan hidupku, dan kubawa kau s'perti diriku Walau hati ini t'rus menangis Menahan kesakitan ini Tapi ku lakukan semua demi cinta Akhirnya juga harus ku relakan kehilangan cinta sejatiku Segalanya t'lah ku berikan Juga semua kekuranganku Jika memang ini yang terbaik Untuk diriku dan dirinya Kan ku t'rima semua demi cinta Reff : Jujur, aku tak kuasa, saat terakhir ku genggam tanganmu Namun yang pasti terjadi, kita mungkin tak bersama lagi Bila nanti esok hari Ku temukan dirimu bahagia Ijinkan aku titipkan kisah cinta kita selamanya

neraca pembayaran

Neraca pembayaran  merupakan suatu ikhtisar yang meringkas transaksi-transaksi antara penduduk suatu  negara  dengan penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Neraca pembayaran mencakup pembelian dan penjualan barang dan jasa, hibah dari individu dan  pemerintah asing, dan transaksi finansial. Umumnya neraca pembayaran terbagi atas neraca transaksi berjalan (yang terdiri dari neraca perdagangan, neraca jasa dan transfer payment) dan neraca lalu lintas modal dan finansial, dan item-item finansial. Transaksi dalam neraca pembayaran dapat dibedakan dalam dua macam transaksi. Transaksi debit, yaitu transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang ( devisa ) dari dalam negeri ke luar negeri. Transaksi ini disebut transaksi negatif (-), yaitu transaksi yang menyebabkan berkurangnya posisi cadangan devisa. Transaksi kredit adalah transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari luar negeri ke dalam neger...

Perkembangan Ekspor Indonesia

Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidang ekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas. Pada tahun 1998 nilai ekspor non migas telah mencapai 83,88% dari total nilai ekspor Indonesia, sementara pada tahun 1999 peran nilai ekspor non migas tersebut sedikit menurun, menjadi 79,88% atau nilainya 38.873,2 juta US$ (turun 5,13%). Hal ini berkaitan erat dengan krisis moneter yang melanda indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Tahun 2000 terjadi peningkatan ekspor yang pesat, baik untuk total maupun tanpa migas, yaitu menjadi 62.124,0 juta US$ (27,66) untuk total ekspor dan 47.757,4 juta US$ (22,85%) untuk non migas. Namun peningkatan tersebut tidak berlanjut ditahun berikutnya. Pada tahun 2001 total ekspor hanya sebesar 56.320,9 juta US$ (menurun 9,34%), ...