Langsung ke konten utama

manfaat daun jambu biji

Manfaat Daun Jambu Untuk Pengobatan

Daun muda dari tanaman jambu biji banyak digunakan dalam pengobatan tradisional di negara-negara tropis. Daun ini mengandung sejumlah zat-zat bermanfaat, termasuk antioksidan seperti vitamin C dan flavonoid seperti quercetin. Minum teh yang terbuat dari rebusan jambu biji dalam air panas, kemungkin bermanfaat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.
Berikut ini beberapa penelitian mengenai manfaat jambu biji 1)2) :
1. Mengatasi Diare 
Teh daun jambu dapat membantu untuk menghambat berbagai bakteri penyebab diare. Bagi penderita diare, meminum teh ini kemungkinan akan mengalami tinja yang lebih sedikit, nyeri perut berkurang, tinja tidak encer dan pemulihan yang lebih cepat, menurut Drugs.com. Sebuah studi yang diterbitkan dalam “Revista do Instituto de Medicina Tropical de São Paulo” pada tahun 2008 menemukan bahwa ekstrak jambu biji-daun menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, yang merupakan penyebab umum diare.
Para peneliti juga menemukan bahwa ekstrak daun jambu biji efektif membunuh jenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi diare. Beberapa studi klinis kecil mendukung manfaat ini dari daun jambu biji, termasuk salah satu yang diterbitkan pada tahun 2000 dalam “Chinese Journal of Integrated Traditional and Western Medicine” di mana subyek yang diberi ekstrak daun jambu biji menjadi pulih lebih cepat dari infeksi diare daripada mereka yang tidak diberi ekstrak, tetapi percobaan yang lebih besar masih diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat ini.
2. Mengontrol Kolesterol
manfaat-daun-jambu-biji
Daun Jambu Biji
Minum teh daun jambu dapat menyebabkan perubahan yang bermanfaat bagi kadar kolesterol dan trigliserida. Dalam sebuah penelitian, peserta yang minum teh daun jambu biji memiliki total kadar kolesterol yang rendah setelah delapan, menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam “Nutrisi & Metabolisme” pada bulan Februari 2010. Percobaan lain telah menunjukkan manfaat yang sama, dengan studi panjang mulai dari empat minggu sampai 12 minggu dan dosis mulai 0,4-1 kilogram per hari, menurut Drugs.com.
3. Mengatasi Diabetes
Beberapa flavonoid dan senyawa lain dalam daun jambu biji dapat membantu menjaga gula darah tetap rendah, setelah memakan makanan yang tinggi karbohidrat. Review pada “Nutrition and Metabolism” merangkum temuan laboratorium dari beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa daun jambu biji menghambat beberapa enzim yang berbeda, dengan mengkonversi karbohidrat dalam saluran pencernaan menjadi glukosa, yang berpotensi memperlambat penyerapan ke dalam darah.
Beberapa uji klinis yang dilakukan di Jepang yang mendukung kemungkinan kandungan anti diabetes jambu biji. Laporan ini menunjukkan bahwa minum teh secara teratur membantu glukosa darah menjadi lebih rendah pada subyek dengan diabetes tipe 2, dibandingkan dengan subyek yang sama namun tidak mengkonsumsi teh.
4. Mempengaruhi Kardiovaskuler
Teh daun jambu biji juga dapat berkhasiat bagi kesehatan jantung dan sistem peredaran darah, menurut penelitian laboratorium dan beberapa penelitian kecil klinis. Senyawa dalam daun jamnu biji dapat membantu mengurangi tekanan darah dan detak jantung, menurut sebuah studi laboratorium yang diterbitkan pada tahun 2005 dalam “Methods and Findings in Experimental and Clinical Pharmacology”. Penelitian ini menemukan bahwa hewan yang telah memakan ekstrak daun jambu biji, telah mengurangi tekanan darah dan denyut jantung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan Ekspor Indonesia

Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidang ekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas. Pada tahun 1998 nilai ekspor non migas telah mencapai 83,88% dari total nilai ekspor Indonesia, sementara pada tahun 1999 peran nilai ekspor non migas tersebut sedikit menurun, menjadi 79,88% atau nilainya 38.873,2 juta US$ (turun 5,13%). Hal ini berkaitan erat dengan krisis moneter yang melanda indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Tahun 2000 terjadi peningkatan ekspor yang pesat, baik untuk total maupun tanpa migas, yaitu menjadi 62.124,0 juta US$ (27,66) untuk total ekspor dan 47.757,4 juta US$ (22,85%) untuk non migas. Namun peningkatan tersebut tidak berlanjut ditahun berikutnya. Pada tahun 2001 total ekspor hanya sebesar 56.320,9 juta US$ (menurun 9,34%), ...

Utang Luar negri

Utang luar negeri  atau pinjaman luar negeri, adalah sebagian dari total  utang  suatu negara yang diperoleh dari para kreditor  di luar negara tersebut. Penerima utang luar negeri dapat berupa pemerintah, perusahaan, atau perorangan. Bentuk utang dapat berupa uang yang diperoleh dari  bank  swasta,  pemerintah  negara lain, atau lembaga keuangan internasional seperti  IMF  dan  Bank Dunia . Utang luar negeri Indonesia lebih didominasi oleh utang swasta. Berdasarkan data di Bank Indonesia, posisi utang luar negeri pada  Maret   2006  tercatat US$ 134 miliar, pada  Juni  2006 tercatat US$ 129 miliar dan  Desember  2006 tercatat US$ 125,25 miliar. Sedangkan untuk utang swasta tercatat meningkat dari US$ 50,05 miliar pada  September  2006 menjadi US$ 51,13 miliar pada Desember 2006. [1] Negara-negara donor bagi Indonesia adalah: 1.      Jepang  merupakan ...

Arus Modal Masuk

Besarnya arus modal masuk ke Indonesia, sebagai akibat pertumbuhan perekonomian yang tetap terjaga dalam beberapa tahun terakhir, harus dapat dimanfaatkan untuk mendanai proyek-proyek jangka panjang. Mengelola arus modal masuk (capital inflow) ke dalam kawasan merupakan sebuah tantangan yang sulit, yang dihadapi negara-negara emerging market seperti Indonesia karena dapat membawa berbagai risiko potensial terhadap stabilitas keuangan. Seperti yang telah diketahui, untuk menjaga stabilitas moneter akibat derasnya arus modal masuk ke Indonesia dan besarnya likuiditas saat ini, BI menerapkan beberapa kebijakan yang diapresiasi Bank Dunia dan IMF sebagai langkah yang tepat. Sekilas Berita tentang Arus Modal Masuk  Bank Indonesia mencatat arus modal masuk (capital inflow) sejak awal tahun hingga pertengahan November 2014 mencapai Rp177,75 triliun, jauh lebih besar dibandingkan keseluruhan 2013 sebesar Rp35,9 triliun. "Capital inflow kali ini adalah yang terbesar dalam sejarah ma...