Langsung ke konten utama

resep kue kering jeruk

Cara membuat Kering Jeruk, resep kue :
  1. Kocok margarin, garam, gula tepung dan sari jeruk instan 2 menit. Tambahkan kuning telur sambil dikocok rata.
  2. Masukkan tepung terigu, maizena, dan susu bubuk sambil diayak dan diaduk rata. Ambil 1/2 bagian adonan. Satu bagian tambahkan pewarna merah. Aduk rata. Sisa adonan dibagi lagi jadi  2 bagian. Satu bagian ditambahkan pewarna kuning. Aduk rata. Satu bagian lagi ditambahkan pewarna hijau. Aduk rata.
  3. Giling tipis masing-masing adonan 1/2 cm. Plong adonan merah dengan cetakkan bunga tulip besar. Plong adonan kuning dengan cetakan tulip sedang. Plong adonan hijau dengan tulip kecil. Letakkan di loyang yang sudah dioles margarin.
  4. Oven masing-masing adonan dengan api bawah suhu 140 derajat Celsius 25 menit sampai matang.
  5. Glasur, kocok putih telur hingga mengembang. Tambahkan gula tepung. Kocok hingga kental. Masukkan air jeruk lemon. Kocok rata.
  6. Tempelkan kue kering kuning di atas kue kering merah dengan glasur. Tempelkan kue kering hijau di atas kue kering kuning. Hias dengan glasur dan gula hijau.
Untuk 390 gram

Bahan-bahan dan bumbu-bumbu dalam resep kue Kering Jeruk diatas adalah sebagai berikut:
100 gram margarin 
1/4 sendok teh garam 
125 gram gula tepung 
1 kuning telur 
1 bungkus (11 gram) bubuk sari jeruk (mis: nutrisari)
100 gram tepung terigu protein rendah 
25 gram maizena 
50 gram susu bubuk 
15 tetes pewarna merah 
10 tetes pewarna kuning 
10 tetes pewarna hijau 

Bahan Glasur:
15 putih telur 
75 gram gula tepung 
1/4 sendok teh air jeruk lemon 

Bahan Pelengkap:
25 gram gula pasir kasar hijau (dari 25 gram gula pasir dan 2 tetes pewarna hijau)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NILAI OUTPUT DAN NILAI TAMBAH

Peran UKM di Indonesia dalam bentuk kontribusi output pertumbuhan PDB cukup besar.Kontribusi UK terhadap pembentukan PDB lebih kecil dibandingkan kontribusinya terhadap kesempatan kerja/rasio NOL menunjukkan bahwa tingkat produktivitas di UK lebih rendah dibandingkan di UM dan di UB .Tingkat produktivitas diukur berdasarkan L dan K (PP/ dari TFP : produktivitas dari factor-faktor produksi secara total.Pasar yang dilayani UM berbeda dengan pasar UK.Pasar UM banyak melayani masyarakat berpenghasilan menengah ke atas dengan elastisitas pendapatan positif.Pasa yangdilayani UK lebih banyak kelompok pembeli berpenghasilan rendah dengan elastisit as pendapatan negative.  Dari data BPS (statistik Indonesia 2001) mengenai NO dan NT dari UK di sektor industri manufaktur menurut kelompok industri (kode 31 s/d 39), ada beberapa hal yang menarik. pertama, NO atau NT bervariasi menurut subsektor, dan yang paling banyak (seperti juga ditunjukan oleh data dari sumber lain) yakni makanan, dan min...

Someone like you

Someone Like You" I heard that you're settled down That you found a girl and you're married now. I heard that your dreams came true. Guess she gave you things I didn't give to you. Old friend, why are you so shy? Ain't like you to hold back or hide from the light. I hate to turn up out of the blue uninvited But I couldn't stay away, I couldn't fight it. I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded That for me it isn't over. Never mind, I'll find someone like you I wish nothing but the best for you too Don't forget me, I beg I'll remember you said, "Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead, Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead" You know how the time flies Only yesterday was the time of our lives We were born and raised In a summer haze Bound by the surprise of our glory days I hate to turn up out of the blue uninvited But I couldn't stay away, I couldn't fight it. I...

Perkembangan Ekspor Indonesia

Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidang ekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas. Pada tahun 1998 nilai ekspor non migas telah mencapai 83,88% dari total nilai ekspor Indonesia, sementara pada tahun 1999 peran nilai ekspor non migas tersebut sedikit menurun, menjadi 79,88% atau nilainya 38.873,2 juta US$ (turun 5,13%). Hal ini berkaitan erat dengan krisis moneter yang melanda indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Tahun 2000 terjadi peningkatan ekspor yang pesat, baik untuk total maupun tanpa migas, yaitu menjadi 62.124,0 juta US$ (27,66) untuk total ekspor dan 47.757,4 juta US$ (22,85%) untuk non migas. Namun peningkatan tersebut tidak berlanjut ditahun berikutnya. Pada tahun 2001 total ekspor hanya sebesar 56.320,9 juta US$ (menurun 9,34%), ...