Langsung ke konten utama

Resep macaroni schotel

Bahan macaroni schotel :
  • 100 gram makaroni, rebus hingga matang
  • 50 gram keju cheddar parut
  • 30 gram tepung terigu
  • 20 gram mentega tawar
  • 300 ml susu cair
  • 1/2 buah bawang bombay, cincang halus
  • 5 lembar smoked beef, iris iris halus
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1 1/4 sendok teh garam
  • 3 butir telur kocok lepas
  • 3/4 sendok teh pala bubuk
Bahan taburan :
  • 100 gram keju cheddar, parut parut panjang
  1. Langkah pertama panaskan mentega kemudian tumis bawang bombay hingga harum.
  2. Kemudian masukkan tepung terigu, aduk aduk sampai bergumpal.
  3. Setelah itu masukkan susu cair sedikit demi sedikit sambil terus diaduk aduk hingga licin.
  4. Langkah selanjutnya masukkan smoked beef dan makaroni, aduk aduk hingga rata, kemudian angkat.
  5. Masukkan garam, merica bubuk, telur kocok dan keju cheddar parut. Aduk aduk hingga rata.
  6. Kita siapkan pinggan tahan panas kemudian olesi dengan mentega (tipis tipis saja), setelah itu masukkan adonan macaroni schotel.
  7. Oven dengan suhu 170 derajat celcius gunakan api bawah, dan waktu yang digunakan untuk memanggang kira kira 20 menit. Rendam pinggan panas tersebut dengan sedikit air.
  8. Setelah 20 menit angkat dan taburi dengan 100 gram keju parut. Kemudian oven lagi selama 20 menit lagi.
  9. Macaroni Schotel siap disajikan selagi hangat.
Demikian cara membuat macaroni schotel yang enak dan lezat, cara membuatnya juga tidak rumit dan pastinya keluarga anda sangat suka dengan macaroni schotel buatan anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NILAI OUTPUT DAN NILAI TAMBAH

Peran UKM di Indonesia dalam bentuk kontribusi output pertumbuhan PDB cukup besar.Kontribusi UK terhadap pembentukan PDB lebih kecil dibandingkan kontribusinya terhadap kesempatan kerja/rasio NOL menunjukkan bahwa tingkat produktivitas di UK lebih rendah dibandingkan di UM dan di UB .Tingkat produktivitas diukur berdasarkan L dan K (PP/ dari TFP : produktivitas dari factor-faktor produksi secara total.Pasar yang dilayani UM berbeda dengan pasar UK.Pasar UM banyak melayani masyarakat berpenghasilan menengah ke atas dengan elastisitas pendapatan positif.Pasa yangdilayani UK lebih banyak kelompok pembeli berpenghasilan rendah dengan elastisit as pendapatan negative.  Dari data BPS (statistik Indonesia 2001) mengenai NO dan NT dari UK di sektor industri manufaktur menurut kelompok industri (kode 31 s/d 39), ada beberapa hal yang menarik. pertama, NO atau NT bervariasi menurut subsektor, dan yang paling banyak (seperti juga ditunjukan oleh data dari sumber lain) yakni makanan, dan min...

Someone like you

Someone Like You" I heard that you're settled down That you found a girl and you're married now. I heard that your dreams came true. Guess she gave you things I didn't give to you. Old friend, why are you so shy? Ain't like you to hold back or hide from the light. I hate to turn up out of the blue uninvited But I couldn't stay away, I couldn't fight it. I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded That for me it isn't over. Never mind, I'll find someone like you I wish nothing but the best for you too Don't forget me, I beg I'll remember you said, "Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead, Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead" You know how the time flies Only yesterday was the time of our lives We were born and raised In a summer haze Bound by the surprise of our glory days I hate to turn up out of the blue uninvited But I couldn't stay away, I couldn't fight it. I...

Perkembangan Ekspor Indonesia

Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidang ekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas. Pada tahun 1998 nilai ekspor non migas telah mencapai 83,88% dari total nilai ekspor Indonesia, sementara pada tahun 1999 peran nilai ekspor non migas tersebut sedikit menurun, menjadi 79,88% atau nilainya 38.873,2 juta US$ (turun 5,13%). Hal ini berkaitan erat dengan krisis moneter yang melanda indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Tahun 2000 terjadi peningkatan ekspor yang pesat, baik untuk total maupun tanpa migas, yaitu menjadi 62.124,0 juta US$ (27,66) untuk total ekspor dan 47.757,4 juta US$ (22,85%) untuk non migas. Namun peningkatan tersebut tidak berlanjut ditahun berikutnya. Pada tahun 2001 total ekspor hanya sebesar 56.320,9 juta US$ (menurun 9,34%), ...