Langsung ke konten utama

perjalanan pulang rapat awal karya

Selesai rapat awal karya kemaren ternyata kita semua ga langsung pulang, masing masih difisi pada berkumpul untuk membicarakan perkerjaan pekerjaan difisi tersebut, aku pun yang kebetulan bertugas segai defisi humas membicarakan bagian bagian yang harus di kerjakan, pertama itu kita membagi tugas untuk bagian humas eksternal dan humas internal, jadi humas internal itu bertugas untuk mempromosikan dan membagi bagi undangan kepada yang di luar dari gunadarma yaitu kampus kampus lain, sedangkan yang internal itu kita mempromosikan acara awalkarya ini ke orang orang dalam gunadarma yaitu bem, ukm, komunitas dan lain lain. Sampai pukul 6 lebih kita baru bersiap siap untuk pulang.
Anak gundar lakimalang pun mencarikan angkot intuk di carter dan si naiki kita sampai stasiun nanti. Dan ternyata angkot yang di carter cuka satu angkot saja dan sedangkan kita semua itu berjumlah hampir 20 orang deh kayanya sih. Pokoknya 1 angkot itu penuh bgt, kita itu sampe pangku pangkuan, dan kayanya sih ban mobil angkotnya sampe kempes soalnya tiap kali ada jalanan yang berlubang atau politi tidur atau yang lainnya yang membuat jalanan tidak rata itu berasa banget klo bannya itu kayanya kempes, sampe sampe orang orang di kalan pun ngiliatin angkot kita haha.
Kita pun sampai si stasiun dan setelah menubggu beberapa lama akhirnya kereta pun tiba, kereta memang agak penuh aku pun tidak kebagian duduk dan terpaksa berdiri namun penuhnya tidak sepunuh saat dulu aku pulang dari kota tua jakarta.
Saat kita transit di stasiun manggarai kita menunggu kereta cukup lama, setalah cukup lama kita menunggu akhirnya kereta  yang kita tunggu datang juga, yaitu kita menaiki kereta yang berjurusan bogor, kereta pun cukup penuh lagi dan lagi lagi aku tidak kebagian duduk, nasibbb nasinbb badan cape bgt rasanya pengen dapet duduk ternyata ga dapet huhu.
Aku turun si stasiun depok baru, tapi ternyata aku salah pintu keluar, aku malah keluar di pintu keluar yang arah beji, harusnya aku keluar di pintu keluar arah itc depok, dan aku pun disitu bingung bgt soalnya aku gatau harus naik angkot apa klo mau pulang dari beji, aku pernah kesana namun saat itu aku di jmput oleh sodaraku, akupun bingung dan akhirnya aku balik lagi ke stasiun dan bicara kepada penjaga stasiun klo mau ke ict lewat mana ya dan boleh apa engga klo aku numpang masuk aja ke stasiun dan keluar lagi di pintu keluar yang satu lagi yang arah itc itu. Ternyata tidak boleh, akupun di arahkannya untuk melewati pasar yang ada di samping stasiun taoi aku ga berani malem malem semidirian lewat pasar asing yang ga pernah aku datengin, akhirnya akupun meminta kepada petugas kereta tersebut untuk mengantarku sampat stasiun dan untung saja petugas itu dengan baik hati mau mengantarkanku sampai ke depan itc namun saat di tenah perjalanan dia malah minta nomer hpku, aku pun tidak semudah itu memberikan nomerku kepada seseorang dan akupun akhirnya memberikan noner asal asalan kepadanya lalu akupun langaung pergi meninggalkannya kara kebetulan itu sudah sampai. Haha aku gatau deh reaksi dia bakal kaya gimana saat tau itu bukan nomerku. Lagian salah sendiri jendil sama cewe, klo nolong orang itu harus ikhlas yaaaaa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan Ekspor Indonesia

Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidang ekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas. Pada tahun 1998 nilai ekspor non migas telah mencapai 83,88% dari total nilai ekspor Indonesia, sementara pada tahun 1999 peran nilai ekspor non migas tersebut sedikit menurun, menjadi 79,88% atau nilainya 38.873,2 juta US$ (turun 5,13%). Hal ini berkaitan erat dengan krisis moneter yang melanda indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Tahun 2000 terjadi peningkatan ekspor yang pesat, baik untuk total maupun tanpa migas, yaitu menjadi 62.124,0 juta US$ (27,66) untuk total ekspor dan 47.757,4 juta US$ (22,85%) untuk non migas. Namun peningkatan tersebut tidak berlanjut ditahun berikutnya. Pada tahun 2001 total ekspor hanya sebesar 56.320,9 juta US$ (menurun 9,34%), ...

Utang Luar negri

Utang luar negeri  atau pinjaman luar negeri, adalah sebagian dari total  utang  suatu negara yang diperoleh dari para kreditor  di luar negara tersebut. Penerima utang luar negeri dapat berupa pemerintah, perusahaan, atau perorangan. Bentuk utang dapat berupa uang yang diperoleh dari  bank  swasta,  pemerintah  negara lain, atau lembaga keuangan internasional seperti  IMF  dan  Bank Dunia . Utang luar negeri Indonesia lebih didominasi oleh utang swasta. Berdasarkan data di Bank Indonesia, posisi utang luar negeri pada  Maret   2006  tercatat US$ 134 miliar, pada  Juni  2006 tercatat US$ 129 miliar dan  Desember  2006 tercatat US$ 125,25 miliar. Sedangkan untuk utang swasta tercatat meningkat dari US$ 50,05 miliar pada  September  2006 menjadi US$ 51,13 miliar pada Desember 2006. [1] Negara-negara donor bagi Indonesia adalah: 1.      Jepang  merupakan ...

Arus Modal Masuk

Besarnya arus modal masuk ke Indonesia, sebagai akibat pertumbuhan perekonomian yang tetap terjaga dalam beberapa tahun terakhir, harus dapat dimanfaatkan untuk mendanai proyek-proyek jangka panjang. Mengelola arus modal masuk (capital inflow) ke dalam kawasan merupakan sebuah tantangan yang sulit, yang dihadapi negara-negara emerging market seperti Indonesia karena dapat membawa berbagai risiko potensial terhadap stabilitas keuangan. Seperti yang telah diketahui, untuk menjaga stabilitas moneter akibat derasnya arus modal masuk ke Indonesia dan besarnya likuiditas saat ini, BI menerapkan beberapa kebijakan yang diapresiasi Bank Dunia dan IMF sebagai langkah yang tepat. Sekilas Berita tentang Arus Modal Masuk  Bank Indonesia mencatat arus modal masuk (capital inflow) sejak awal tahun hingga pertengahan November 2014 mencapai Rp177,75 triliun, jauh lebih besar dibandingkan keseluruhan 2013 sebesar Rp35,9 triliun. "Capital inflow kali ini adalah yang terbesar dalam sejarah ma...