TEKNIK FOTO PANNING
APA ITU
PANNING??
Panning adalah salah satu teknik fotografi yang digunakan untuk
membekukan gerakan pada benda yang bergerak. Cara melakukan panning adalah
dengan menggerakkan kamera searah dengan arah gerakan obyek yang ingin dibidik
sehingga obyek akan tampak fokus, sementara background akan tampak kabur/blur.
Jangan takut hanya karena ada kata “teknik”, cara melakukan panning dapat
dibilang cukup mudah.
Teknik Panning sering dipakai untuk pengambilan foto sport atau
foto news. Seiring perkembangannya, foto Human Interest juga banyak yang
menggunakan teknik foto panning.
Bagaimana cara membuat panning??
Untuk membuat foto
panning, gunakan mode shutter priority – Tv atau S sehingga kita bisa mengatur
shutter speed di angka yang lebih rendah dibanding yang biasa kita gunakan.
Berapa besar shutter
speed yang harus dipakai tergantung pada kecepatan gerakan subyek yang akan
difoto dan kecepatan relatif subyek terhadap kamera, dan bisanya hal inilah
yang harus banyak dilatih.
Shutter speed untuk
membuat foto panning orang yang naik sepeda tentu berbeda dengan shutter speed
untuk foto panning balapan motor tentunya. Sama-sama balapan motor namun kalau
motornya melaju lurus tepat didepan kita atau sedang berbelok ditikungan juga
berbeda.
Aturannya adalah, saat
objek foto yang dibidik tampak kurang tajam naikkan shutter speednya. Saat
background kurang blur, turunkan shutter speednya.
Berikut beberapa contoh
shutter speed yang bisa dipakai diawal, namun semuanya tetap harus disesuaikan
dengan kondisi di lapangan:
- Orang joging/
sepeda biasa dijalanan: 1/20 detik
- Sepeda gunung
uphill/downhill: 1/30 sampai 1/50 detik
- Mobil: sekitar 1/50
detik
- Balapan motor/mobil
: 1/100 sampai 1/200 detik
Kita harus memastikan memiliki cukup ruangan agar kamera dan lensa
bisa mengikuti arah gerakan subyek tanpa ada benda (atau orang) yang
menghalangi didepan kita.
Agar subyek tetap terlihat tajam, gerakan lensa harus tenang dan
stabil dan arahnya hanya pada sumbu horisontal: dari kanan ke kiri atau
sebaliknya tanpa diikuti naik/turun, kuncinya sekali lagi latihan.
Pilih objek yang bergerak dan memiliki background yang cerah dan
memiliki warna-warna yang menarik, banyak detail dan memungkinkan fokus terarah
pada subjek untuk mendapatkan foto panning yang memiliki background yang
menarik.
Arahkan kamera mengikuti objek yang bergerak dan pencet separuh
tombol pada shutter release untuk mengambil fokus. Usahakan tangan bergerak selembut
mungkin, gerakan kejut yang mendadak bisa mengakibatkan hasil foto tidak
menarik.
Semakin lembut dan tenang cara kita mengikuti pergerakan dan irama
subyek utama, makin tajam mereka terlihat di foto. Kita juga bisa memanfaatkan
monopod untuk panning.
Lakukan
banyak latihan practice practice!
BERIKUT CONTOH HASIL
PANNING

Komentar
Posting Komentar